Tampilkan postingan dengan label Daily Walk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Daily Walk. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 Juli 2016

Unknown

Renungan Harian - Tak Pernah Gagal atau Tak Pernah Menyerah? (30 Juni 2016)

Bagi banyak orang, menjadi pribadi yang tidak pernah gagal adalah dambaannya. Kegagalan merupakan momok yang amat menakutkan. Kegagalan identik dengan tamatnya riwayat yang bersangkutan. Tetapi adakah di dunia ini yang tidak pernah gagal selain Tuhan Yesus?Rasanya tidak ada manusia sehebat apapun yang tidak pernah gagal. Karena itu impian untuk menjadi orang yang tidak pernah gagal adalah kemustahilan. Jadi, lebih ajaib kalau kita menginginkan menjadi orang yang tidak pernah menyerah. Lihatlah hidup Paulus. Berkali-kali kapal karam, masuk penjara, didera dan sebagainya. Tetapi dia tidak pernah menyerah. Quit is never option baginya. Kiranya demikian pula dengan kita. Amin.


(Disalin dari Renungan Harian "Daily Walk With The King" oleh Pdt.Petrus Agung Purnomo)


Amsal 20:5 (TB) Rancangan di dalam hati manusia itu seperti air yang dalam, tetapi orang yang pandai tahu menimbanya.

Unknown

Renungan Harian - Kayu Pohon Penaga (29 Juni 2016)

Salah satu kayu pohon yang terkenal di alkitab adalah kayu penaga. Kayu penaga ini yang dipakai sebagai salah satu bahan membuat Kemah Suci, tetapi tentu yang terpenting sebagai bahan membuat Tabut Perjanjian. Pohon Penaga ini juga yang diperkirakan dilihat Musa waktu api Tuhan menyala tetapi tidak membakarnya. Juga diperkirakan mahkota duri Yesus, dari rantingnya. Ini pohon yang luar biasa, mampu tumbuh di tempat yang paling tandus sekalipun. Itulah kualitas yang membuatnya sangat terpilih. Bagaimana dengan hidup kita?Belajar dari pohon penaga ini. Berguna sangat banyak, hidup begitu bermanfaat, buat Tuhan dan manusia. Amin.


(Disalin dari Renungan Harian "Daily Walk With The King" oleh Pdt.Petrus Agung Purnomo)


Yohanes 18:14 (TB) dan Kayafaslah yang telah menasihatkan orang-orang Yahudi: "Adalah lebih berguna jika satu orang mati untuk seluruh bangsa." 

Unknown

Renungan Harian - Mental Pelayan Kristus (28 Juni 2016)

Apakah mereka pelayan Kristus? Aku berkata seperti orang gila-aku lebih lagi! Aku lebih banyak berjerih lelah; lebih sering di dalam penjara; didera di luar batas; kerap kali dalam bahaya maut. 5x aku disesah orang Yahudi, setiap kali 40 kurang 1 pukulan, 3x aku di dera, 1x aku dilempari dengan batu, 3x mengalami karam kapal, sehari semalam aku terkatung-katung di tengah laut. Dalam perjalananku aku sering diancam bahaya banjir dan bahaya penyamun, bahaya dari pihak orang-orang Yahudi dan dari pihak orang-orang bukan Yahudi;bahaya di kota, bahaya di padang gurun, bahaya ditengah laut, dan bahaya dari pihak saudara-saudara palsu. Aku banyak berjerih lelah & bekerja berat; kerap kali aku tidak tidur; aku lapar dan dahaga; kerap kali aku berpuasa, kedinginan dan tanpa pakaian, dan dengan tidak menyebut banyak hal lain lagi, urusanku sehari-hari yaitu untuk memelihara semua jemaat-jemaat (2 Korintus 11:23-28) Membaca daftar kesulitan dan penderitaan Paulus, membuat pandangan kita terbelah dua. Yang sebagian akan begitu ngeri dengan semuanya dan berharap tidak menimpa dirinya. Tetapi sebagian dari kita akan terbangunkan jiwanya menyaksikan ketangguhan Ilahi yang begitu dahsyat. Jika saudara adalah golongan pertama, maka medan hidup yang terjal tidak akan kau tempuh. Anda hanya akan menjalani yang landai dan mudah. Tetapi  jika saudara golongan kedua, berbahagialah karena dalam dirimu ada mental penakluk dan juara. Seharusnyalah memang begitu karena kita lebih dari pemenang, bukan?


(Disalin dari Renungan Harian "Daily Walk With The King" oleh Pdt.Petrus Agung Purnomo)


Roma 8:36-37 (TB) Seperti ada tertulis: "Oleh karena Engkau kami ada dalam bahaya maut sepanjang hari, kami telah dianggap sebagai domba-domba sembelihan." Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.

Senin, 27 Juni 2016

Unknown

Renungan Harian - Apa Yang Kamu Cari? (27 Juni 2016)

Pertanyaan itu dilontarkan kepada Tuhan Yesus terhadap dua orang murid Yohanes yang mengikuti-Nya. Sebelum mereka jadi murid Yesus, itu pertanyaan yang harus mereka jawab. Tuhan mau kita ikut Dia dengan visi yang jelas. Tujuan hidup yang terarah dan impian yang fokus.Tanpa visi umat binasa. Itu yang Tuhan tak mau. Tetapkan sesuai yang Tuhan taruh dihati. Pahatkan itu didepan mata kita, sehingga tiap saat kita bisa melihatnya. Lalu perkatakan dengan kuat, patok dengan mantap dengan iman. Semua akan jadi. Haleluya. 






(Disalin dari Renungan Harian "Daily Walk With The King" oleh Pdt. Petrus Agung Purnomo) 


Yesaya 51:1 (TB) Dengarkanlah Aku, hai kamu yang mengejar apa yang benar, hai kamu yang mencari TUHAN! Pandanglah gunung batu yang dari padanya kamu terpahat, dan kepada lobang penggalian batu yang dari padanya kamu tergali. 

Unknown

Renungan Harian - Penebus (26 Juni 2016)

Cerita tentang bagaimana Boaz menebus tanah Elimelekh dan sekaligus sedia mengambil Rut sebagai istrinya adalah kisah penebusan yang ajaib. Sebab dengan dia mengambil Rut sebagai istrinya, maka kelak anak pertama mereka akan dianggap anak suami Rut yang sudah mati.Jadi implikasinya luas, menyangkut perasaan, hukum kepemilikan dan sebagainya. Namun dengan sadar Boaz melakukan itu, untuk menegakkan kembali keturunan orang yang sudah mati. Hari-hari ini makin langka sikap seperti itu. Orang hanya mau membangun untuk dirinya sendiri. Tetapi untuk orang lain tidak dilakukannya. Sebab kita anggap itu sebuah kerugian. Saudaraku, pada akhir Kitab Rut, kita membaca anak hasil pernikahan Boaz dan Rut adalah Obed. Dan Tuhan tetap menulis Obed, anak Boaz dan Rut. Dan Obed adalah kakek Raja Daud.Tuhan tak pernah berhutang. Semua perbuatan baik kita terhadap orang lain akan menghasilkan buah-buah ajaib bagi kita sendiri. Penebus telah lahir dan pasti menghasilkan penebus-penebus yang lain. Saudara dan sayakah itu?


(Disalin dari Renungan Harian "Daily Walk With The King" oleh Pdt. Petrus Agung Purnomo)


Yehezkiel 17:23 (TB)  di atas gunung Israel yang tinggi akan Kutanam dia, agar ia bercabang-cabang dan berbuah dan menjadi pohon aras yang hebat; segala macam burung dan yang berbulu bersayap tinggal di bawahnya, mereka bernaung di bawah cabang-cabangnya. 

Unknown

Renungan Harian - Jubah Yang Diperlebar ( 25 Juni 2016)


Di Matius 23:5, orang Farisi disebut "memperluas batas jubahnya, "enlarge the border of their garments.. ternyata jubah juga simbol dari level pemakainya. Orang Farisi memperlebarnya, atau dengan kata lain mengangkat diri lebih tinggi. Inilah bentuk arogansi yang mengerikan. Sebab seharusnya peninggian datang dari Tuhan, bukan dari manusia, apalagi diri sendiri. Hidup rendah hatilah yang Tuhan sukai. Hidup meninggikan diri supaya terpandang menjijikan di mata Tuhan. Kalau Tuhan sudah jijik, tidak mungkin mendekat. Ada yang arogan karena kaya, ada yang bangga dengan jalan hidup miskin yang dipilihnya. Pilihan bisa berbeda, tetapi jika sama-sama arogan, baunya juga tidak berbeda. Jadi, hiduplah dengan kerendahan hati. 

(Disalin dari Renungan Harian "Daily Walk With The KING" Oleh Pdt. Petrus Agung Purnomo) 

Mazmur 149:4 (TB) Sebab TUHAN berkenan kepada umat-Nya, Ia memahkotai orang-orang yang rendah hati dengan keselamatan. 

Jumat, 24 Juni 2016

Unknown

Renungan Harian - Jubah Yang Koyak (24 Juni 2016)

petrus agung purnomoAda lagi tentang jubah. Saul pernah mengoyak jubah Samuel. Wah, yang ini fatal. Karena ternyata itu simbol dari pemerintahannya sendiri. Yang dikoyak jubah Samuel, tetapi yang terkoyak justru pemerintahannya. Di sini jubah berlaku sebagai tanda profetis. Tindakan yang membuat rusak apa yang Tuhan beri akan merusak diri sendiri. Dan pada akhirnya akan berlaku hukum tabur-tuai. Sebab Daud akhirnya memotong punca jubah Saul, sehingga dengan itu Saul mengakui bahwa kelak Daud juga yang menjadi Raja menggantikan dia. Berapa banyak tanpa sadar, kita mengoyak jubah Tuhan yang dipakai hamba Tuhan yang lain, melalui penghakiman kita. Jangan koyak dan rendahkan apa pun yang ilahi, nanti kita sendiri yang terkoyak. 


(Disalin dari Renungan Harian "Daily Walk With The KING" Oleh Pdt. Petrus Agung Purnomo) 



Yoel 2:13 (TB) Koyakkanlah hatimu dan jangan pakaianmu, berbaliklah kepada TUHAN, Allahmu, sebab Ia pengasih dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah kasih setia, dan Ia menyesal karena hukuman-Nya. 

Kamis, 23 Juni 2016

Unknown

Renungan Harian - Jubah Harun (23 Juni 2016)



Masih tentang jubah. Harun yang menyandang jabatan Imam Besar, mengenakan jubah Imam Besar. Jubah ini adalah simbol dari jabatannya dan ternyata sangat dahsyat. Waktu dia dan Miryam memberontak terhadap Musa, hanya Miryam yang kena kusta, sedangkan Harun tidak. Saya percaya jubah itu memproteksinya. Dan saat jubah itu dilepas, Harun mati. Jabatan yang Tuhan taruh dalam hidup kita, membuat kita juga memiliki jubah yang dari Tuhan. Mata kita mungkin tidak melihat, tetapi itulah kebenarannya. Jubah itu tanda kedaulatan dan otoritas-Nya ada pada kita. Sorga dan iblis pun menghormatinya. Hidup berpadan dengan jabatan dan jawatan kita, adalah keniscayaan. Jangan kotori jubah itu dengan hidup keluar dari panggilanmu. Amin. 


(Disalin dari Renungan Harian "Daily Walk With The KING" Oleh Pdt. Petrus Agung Purnomo) 


Filipi 2:12, 15 (TB) Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir, supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia, 
Unknown

Renungan Harian - Jubah (22 Juni 2016)


Daud adalah orang yang mengalami bersentuhan dengan jubah orang lain, sebelum jubah raja dikenakan padanya. Yang termasuk penting adalah saat dia menerima jubah Yonathan, sahabatnya. Sejak dia terima jubah itu, rangkaian peperangan yang dilakukannya begitu berhasil, tetapi Alkitab juga mengungkapkannya dengan kalimat: 'behave wisely'. Berperilaku bijak. Bagaimana pun Yonathan adalah putra mahkota, yang semua perilaku dan sikapnya terdidik sebagaimana lazimnya anak raja. Kita bersentuhan dan 'berpelukan' dengan siapa, agaknya berpengaruh dalam hidup kita. Bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, bergaul dengan orang bodoh ikut tertular kebodohannya. Sedang bergumul dengan siapa saudara hari ini? 


(Disalin dari Renungan Harian "Daily Walk With The KING" Oleh Pdt. Petrus Agung Purnomo) 


Amsal 2:11-12 (TB) kebijaksanaan akan memelihara engkau, kepandaian akan menjaga engkau supaya engkau terlepas dari jalan yang jahat, dari orang yang mengucapkan tipu muslihat, 

Rabu, 22 Juni 2016

Unknown

JKI YOUTH LEADERS CONVERENCE 2016 - UNLIMITED FIRE

Calling all JKI (Jemaat Kristen Indonesia) Youth Leaders around Indonesia! (Youth Pastors, small group leaders, Praise and worship team and Youth workers)

This is what we've all been waiting for! 
JKI Youth Leaders Conference 2016 | UNLIMITED FIRE | "REVIVAL IS HERE" | 30 Juni - 2 July 2016 | STT Sangkakala Kopeng

Main speakers:
Ps. Yosepmoro (GMS Regional Sumatera) | Ps. Sidney Mohede (JKI JPCC Jakarta) | 
Ps. Victor Poernomo (JKI Injil Kerajaan Semarang) | Ps. Samuel Anton (JKI Maranatha Church Ungaran) | Morning prayer with Ps. Yusup Rogoyuono (JKI Gaten Salatiga)

Special worship night with JPCC Worship Youth 
With 3 powerful workshop

Pendaftaran (Registration hanya dilayani pada jam 09.00 sd 19.00) Niken : WA +6285725209528 ( ⬅️disarankan ke no ini) | Aprillia Yaya WA 085786965689 | Eka Lubis : 085727815495

Biaya Registrasi: Rp. 100.000,- / per orang including penginapan 2 malam, Makan (Pagi, siang, malam dan snack) | kaos Unlimited Fire dan Perlengkapan Acara | "We want to bring God's power to God's people and His relevance to the world!" See you in june leaders! 


Selasa, 21 Juni 2016

Unknown

Renungan Harian - YAFO (21 Juni 2016)

Ada kota pelabuhan penting di Israel, namanya Yafo. Disitulah bermuara sungai yang dari Libanon. Waktu Daud akan membangun Istana, Raja Tirus menyumbang balok-balok kayu, dengan cara dihanyutkannya hingga sampai ke Yafo. Saat Salomo jadi Raja, dia meminta Raja Tirus sumbangan yang sama. Sebagaimana engkau perbuat terhadap ayahku, perbuatlah juga kepadaku. Dari permintaannya di kabulkan. Mengapa dia terima itu? Saya melihat karena dia terima nasehat ayahnya yang berkata: Kenallah Tuhan-nya ayahmu. Jika saudara kenal denga Dia, keajaiban-keajaiban yang di Alkitab juga tersedia bagimu. 


(Disalin dari Renungan Harian "Daily Walk With The KING" Oleh Pdt. Petrus Agung Purnomo) 


Mazmur 91:14-15 (TB) "Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku. Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab, Aku akan menyertai dia dalam kesesakan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya. 

Senin, 20 Juni 2016

Unknown

Renungan Harian - Sabda Bahagia (20 Juni 2016)


Masih di Matius 5, tentang Sabda Bahagia. Berkali-kali Tuhan berkata: 'Berbahagialah..." itu sebenarnya kata Yang luar biasa. Dalam bahasa yunani-nya adalah Makarios. Saya membaca Sebuah penjelasan tentang makna awal Dari kata itu. Ternyata kata itu sebenarnya hanya dipakai untuk dewa. Yaitu pribadi Yang hidup di atas Yang namanya kekuatiran,  problem, masalah, ketakutan, dsb. Mereka Yang miskin dihadapan Tuhan,mereka Yang lembut hatinya, mereka Yang berduka ,mereka Yang dianiaya karena kebenaran,dsb," mereka itu,yang melewati semuanya,justru dikatakan : Makarios. "Manusia Tuhan," kata Paulus, " Hidup di atas semua kesulitan manusia. " Hidup memang Dari semua pergulatan hidup. Betapa ajaibnya hidup Yang seperti itu. Karenanya, ayo menang terhadap semuanya, maka Makarios, berbahagialah......terjadi bagi kita. Amin.


(Disalin Dari Renungan Harian "Daily Walk With The King" by Pdt. Petrus Agung Purnomo)


Roma 8:37-39 (TB)  Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.
Unknown

Renungan Harian - Climbing Companion (19 Juni 2016)

Matius 5 menulis tentang ucapan bahagia yang sangat terkenal itu. Tetapi itu tidak diucapkan kepada orang banyak. Alkitab menyatakan, sebelum Yesus mengucapkan, Dia naik ke atas bukit dan ada murid-murid-Nya yang ikut naik bersama Dia. The Message menyebut sebagai His Climbing Companion. Atau rekan naik bukit. Tidak semua bersedia naik ke atas bersama Dia. Banyak yang memilih menunggu sampai ia turun lagi. Padahal setiap kali Tuhan naik, ada sesuatu yang ajaib. Di atas ada kemuliaan, dan di atas Musa dan Elia muncul. Dibawah, sewaktu turun, yang dihadapi orang yang kerasukan. Saudaraku, ayo naik bersama Tuhan. Naik dalam iman, naik dalam pengenalan akan Tuhan, naik dalam pelayanan dan naik dalam kasih juga. Jadilah His Climbing Companion.

(Disalin dari Renungan Harian "Daily Walk With The KING" Oleh Pdt.Petrus Agung Purnomo)

Ulangan 28:13 (TB)  TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia, 

Yesaya 40:31 (TB)  tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah. 

Unknown

Renungan Harian - Ujian (18 Juni 2016)

Surat Yakobus 1:2 menasehati kita: Bahwa ujian yang kita hadapi adalah semata-mata anugerah Tuhan. Anugerah karena ternyata kata pencobaan atau ujian itu adalah suatu test untuk mengukur daya tampung kita secara kuantitas. Itu bukan niat jahat Tuhan, tetapi persiapan Tuhan untuk menuangkan berkat-Nya secara tepat, sesuai takaran kita untuk menampungnya. Itulah sebabnya hukum-Nya berkata: "Memberi sedikit, menerima sedikit." Lihatlah botol kecap. Mulutnya cuma satu, kemampuan mengeluarkannya juga sama dengan kemampuan menerimanya. Ayo kita lihat semuanya dalam pandangan Tuhan. Hidup ini indah, 'koq. HaleluYah.

(Disalin dari Renungan Harian ”Daily Walk With The King“ oleh Pdt. Petrus Agung Purnomo )


Yakobus 1:2-4 (TB)  Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apa pun.

Minggu, 19 Juni 2016

Unknown

Renungan Harian - Mendandani (17 Juni 2016)

Matius 6:30 berbicara tentang Tuhan yang mendandani kita. Kata mendandani memang berkonotasi tentang mengenakan pakaian dan berbagai perhiasan yang gemerlapan. Tentu pengertian umum seperti ini tidak salah. Tuhan sebagai Bapa yang baik sangat ingin melihat kita 'tampil' dengan penampilan anak-anak Kerajaan yang ajaib. Tetapi tahukah Saudara bahwa kata mendandani itu dari akar kata yang artinya to invest. Jadi jika Saudara ingin Tuhan mendandanimu, bacalah sebagai Tuhan berinvestasi dalam hidupmu. Pertanyaannya adalah apakah Saudara adalah tempat yang menguntungkan buat investasi-Nya?Renungkan itu. 


(Disalin dari Renungan Harian "Daily Walk With The KING" Oleh Pdt. Petrus Agung Purnomo) 


Matius 6:30 (TB) Jadi jika demikian Allah mendandani rumput di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api, tidakkah Ia akan terlebih lagi mendandani kamu, hai orang yang kurang percaya? 
Unknown

Renungan Harian - Beban & Dosa (16 Juni 2016)

Ibrani 12:1 menyatakan bahwa kita harus meninggalkan beban dan dosa yang begitu merintangi kita. The message menterjemahkannya dengan extra spiritual fat dan parasitic sins. Apa itu? Extra spiritual fat adalah lemak rohani yang berlebihan. Dalam hidup kita dengan Tuhan memang ada janji-janji berkat, damai, kelimpahan, dan sebagainya.... Tetapi kalau fokus kita hanya pada hal-hal seperti itu, itulah lemak rohani yang berlebihan. Terlalu berfokus pada hal-hal yang jasmniah. Sedangkan parasitic sins adalah dosa-dosa yang sifatnya membuat kita jadi parasit. Parasit itu menumpang di tanaman lain, hanya ambil makanannya tetapi tidak ada buahnya. Artinya ini kehidupan yang hanya mau ambil untung buat dirinya sendiri. Kedua hal inilah yang harus dilepaskan dari hidup kita supaya bisa berlari dengan kuat. Saudara, buang semuanya dan jadilah dewasa. 


(Disalin dari Renungan Harian "Daily Walk With The KING" Oleh Pdt.Petrus Agung Purnomo) 


Ibrani 12:1 (TB) Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita. 


Rabu, 15 Juni 2016

Unknown

Renungan Harian - Tali 3 Lembar (15 Juni 2016)


Alkitab berkata: Tali 3 lembar tak mudah diputuskan. Tetapi menjadi tali 3 lembar tidaklah mudah. Lebih mudah menjadi selembar tali yang bebas bergerak kemana pun, dibanding dengan pilihan 3 tali yang harus selalu selaras derapnya. Unity memang ribet, banyak menahan diri dan butuh pengertian tinggi.Namun kekuatan dan hasilnya pun sebanding. Jika kekuatanmu sebagai seutas tali tak mampu, cobalah dengan tali 3 lembar. Be united always. 




(Disalin dari Renungan Harian "Daily Walk With The KING" Oleh Pdt. Petrus Agung Purnomo) 

Pengkhotbah 4:12 (TB) Dan bilamana seorang dapat dialahkan, dua orang akan dapat bertahan. Tali tiga lembar tak mudah diputuskan. 
Unknown

Renungan Harian - Dapat Dipercayai (14 Juni 2016)



Paulus menegaskan bahwa tuntutan para pelayan Perjanjian Baru adalah bahwa kita ternyata dapat dipercayai. Kepercayaan itu mahal. Pepatah menyatakan sekali langsung ke ujian, seumur hidup orang tidak percaya. Butuh waktu dan pembuktian dan kesetiaan untuk mendapatkan kepercayaan. Itu yang menjadikannya mahal. Karenaitu jangan khianati kepercayaan yang sudah saudara terima. Sebab jika itu hilang, mungkin tidak pernah bisa kembali. Jadilah orang yang dpat dipercayai.




(Disalin dari Renungan Harian "Daily Walk With The KING" Oleh Pdt. Petrus Agung Purnomo) 

Amsal 28:20 (TB) Orang yang dapat dipercaya mendapat banyak berkat, tetapi orang yang ingin cepat menjadi kaya, tidak akan luput dari hukuman.
Unknown

Renungan Harian - The Power Of Choice (13 Juni 2016)


Ketika Tuhan memberi kepada kita kuasa atau otoritas untuk menyembuhkan yang sakit dan mengusir setan-setan, maka kuasa itu diantaranya adalah kuasa untuk memilih. Saya merenungkan fakta menarik itu cukup lama. Dan memang mengejutkan. Di satu sisi jika kita jujur, betapa kita sebenarnya tidak pernah cukup dewasa untuk menerima otoritas sebesar itu. Dan otoritas yang sedahsyat itu di tangan manusia tentu akan banyak error dan kefatalan. Namun saya kagum betapa Tuhan memberi kepercayaan yang besar kepada kita. Jadi harus bagaimana? Yang terbaik, kita taruh semua di kaki-Nya dan minta Roh Kudus sungguh-sungguh menuntun kita day by day. Itu yang terbaik. 

(Disalin dari Renungan Harian "Daily Walk With The KING" Oleh Pdt. Petrus Agung Purnomo) 


Amsal 18:12 (TB) Tinggi hati mendahului kehancuran, tetapi kerendahan hati mendahului kehormatan. 

Senin, 13 Juni 2016

Unknown

Renungan Harian - Abba Bapa (12 Juni 2016)

Saat kita menyebut Pencipta kita, "Abba Bapa", itu sesuatu yang ajaib. Sebutan itu dengan otomatis membuat kita menjadi anak. Dan menjadi anak itu berarti sebuah kedekatan hubungan tanpa protokol atau lebih tepatnya sebuah keintiman. Menjadi anak berarti kita juga menjadi ahli waris, bahkan seperti Firman Tuhan berkata: "Milik-Nya adalah milik kita." Lalu apa lagi yang seringkali membuat kita tidak puas? Banyak yang masih tidak puas dengan yang Tuhan berikan, dengan terus menggerutu, memberontak, bahkan marah dan meninggalkan Dia, atau haruskah saudara melewati pengalaman kandang babi seperti is bungsu untuk bisa menyadari kebaikan-Nya? Saya harap tidak, belajarlah bersyukur senantiasa. 


(Disalin dari Renungan Harian "Daily Walk With The KING" Oleh Pdt. Petrus Agung Purnomo) 

Efesus 5:15-17, 20-21 (TB) Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat. Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan. Ucaplah syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus kepada Allah dan Bapa kita dan rendahkanlah dirimu seorang kepada yang lain di dalam takut akan Kristus.